Jangan Sepelekan, Ini Ragam Manfaat Selada Air untuk Kesehatan

Manfaat selada air amatlah banyak. Berbagai jenis zat dan nutrisi penting yang terkandung pada sayuran ini diyakini memiliki efek baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

Meski selada air bukanlah sayuran yang cukup populer, manfaatnya tak perlu diragukan lagi. Selain mengandung banyak nutrisi bermanfaat, seperti serat, vitamin, dan mineral, sayuran ini juga rendah kalori, bebas lemak, dan kaya akan antioksidan.

Memiliki cita rasa yang sedikit pedas, Anda bisa menikmati selada air dalam olahan sup, berbagai jenis hidangan kentang, bersama telur, atau bisa juga dengan dijadikan isian lumpia dan campuran sayur tumis favorit Anda.

Berbagai Manfaat Selada Air

Berikut ini adalah berbagai manfaat selada air yang perlu Anda ketahui:

1. Mencegah penyakit kronis

Selada air bermanfaat sebagai sumber antioksidan alami, seperti fenol dan flavonoid. Bahkan dalam sebuah penelitian, selada air mengungguli beberapa jenis sayuran lain dalam jumlah total fenol, keanekaragaman jenis flavonoid, dan aktivitas antioksidannya.

Dalam tubuh manusia, antioksidan ini berperan penting untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas, sehingga tubuh terhindar dari berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

2. Menurunkan risiko kanker

Sayuran berdaun hijau, seperti selada air, merupakan salah satu makanan pilihan utama untuk melawan kanker. Selain karena aktivitas antioksidannya yang tinggi, selada air juga diduga dapat melindungi Anda dari kanker berkat kandungan isothiocyanate di dalamnya.

Isothiocyanate adalah senyawa kimia yang aktif ketika selada air digigit atau dipotong. Senyawa ini terbukti dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan, menghambat aktivitas zat karsinogenik yang masuk ke dalam tubuh, serta menghalangi pertumbuhan dan penyebaran tumor.

3. Memperkuat tulang

Salah satu manfaat selada air yang juga tak kalah penting adalah membantu memperkuat tulang. Selada air mengandung banyak mineral, seperti kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor, yang diperlukan untuk kesehatan tulang.

Selain itu, satu porsi (35 gram) selada air mengandung lebih dari 100% kebutuhan vitamin K harian. Vitamin ini merupakan bagian dari protein yang penting untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah berbagai risiko penyakit tulang, seperti patah tulang pinggul dan osteoporosis.

4. Meningkatkan imun tubuh

Selada air juga merupakan sumber vitamin C yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin C terbukti dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang mampu melawan dan mengurangi risiko terjadinya infeksi.

5. Menjaga kesehatan mata

Selain vitamin C, selada air juga mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam selada air sangat penting untuk melindungi mata dari berbagai kerusakan yang dapat menyebabkan kebutaan.

6. Mencegah dehidrasi

Tubuh manusia sangat bergantung pada air untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Tidak hanya dengan minum, konsumsi buah dan sayuran yang tinggi kandungan air juga dapat menjaga kadar air dalam tubuh tetap tercukupi. Sesuai namanya, selada air memiliki kandungan air yang sangat tinggi sehingga sangat baik dimanfaatkan untuk mencegah dehidrasi.

Setelah mengetahui berbagai manfaat selada air di atas, Anda bisa mulai menjadikan selada air sebagai salah satu sumber nutrisi bagi Anda dan anggota keluarga di rumah.

Namun, pastikan Anda mencuci selada air dengan bersih dan memasaknya hingga matang. Hal ini penting untuk menghindari kontaminasi selada air oleh larva cacing fasciolidae dari kotoran domba atau sapi. Infeksi larva cacing ini dapat menyebabkan infeksi cacing hati yang berbahaya.

Agar bisa memaksimalkan manfaat selada air, Anda perlu mengombinasikan sayuran ini dengan berbagai makanan bernutrisi lainnya. Untuk mendapatkan takaran nutrisi harian yang paling baik, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai kombinasi selada air dengan makanan lain dalam menu makanan Anda.

Sumber : Alodokter.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *