ASAM DJAWA (Tamarindus indica L)

Famili : Caesalpiniaseae.

Nama daerah :

Asing : –

Cina     : Suan jiao

Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini kaya kandungan kimia yang sudah diketahui, buah : Gula Invert, Tartaric Acid, Citric Acid, 1‑malic Acid, Pipecolic Acid, Serine, Beta‑alanine, Proline, Leucine. Phenylalanine. Daun : Sitexin, Isovitexin, Orientin, Isoorientin, 1-rnalic Acid. Kulit kayu : Tanin.

EFEK FARMAKOLOGIS :

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :

CARA BUDIDAYA :

Catatan : WANITA HAMIL DI LARANG MAKAN BUAH YANG TUA.

UNTUK MENYEMBUHKAN :

Buah diremas dengan sedikit air garam, turapkan lalu dibalut.

Daun asam dan kunyit secukupnya diturnbuk halus, dipakai untuk menurap bisul.

Biji asam atau daun kering diturnbuk halus, taburkan pada borok, balut.

Obat kumur dibuat dari air asam atau bubuk kulit kayu yang dicampur air. Dipakai untuk kumur.

Daun secukupnya dijuice atau ditumbuk dan perasan airnya diminum.

Daun muda secukupnya dan rimpang kunyit digiling halus, seduh dengan sedikit air panas dan dipakai untuk menurap bagian yang sakit.

Buah asam yang masak dibuang kulitnya, daging buahnya dimakan.

Asam kawak ditambah air, minum.

Buah sebesar telur ayam, umbi temu lawak, gula aren dan 2 gelas air, digodok sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.

Buah tua dicampur sedikit air, untuk mengurut kulit kepala, cuci dengan shampo.

Daun segar secukupnya dicuci dan tumbuk sampai seperti bubur. Turapkan ke tempat yang sakit.

Biji disangrai, ditumbuk halus. Gosokkan ke gigi yg berkarat dengan kain atau sikat gigi.

Daun asam dikeringkan, lalu dipakai untuk pengisi bantal kepala, gunakan untuk tidur.

1 ‑ 2 gram bubuk kulit kayu diseduh dengan air panas, minum secara rutin.

10 gram daging buah, diseduh air panas, tambah gula merah, minum.

Disusun oleh Drs. H. Arief Hariana

Exit mobile version