Cara membakar gula dalam tubuh menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan dan mengontrol kadar gula darah, terutama jika Anda ingin mencegah diabetes. Dengan menerapkan cara yang tepat, tubuh dapat memanfaatkan gula sebagai sumber energi secara optimal sekaligus mengurangi dampak buruk akibat kelebihan gula darah.
Proses pembakaran gula sebenarnya terjadi secara alami, terutama saat tubuh bergerak dan beraktivitas. Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, kurang olahraga, atau adanya gangguan hormon seperti resistensi insulin dapat membuat gula darah menumpuk di dalam tubuh.
Jika kondisi tersebut berlangsung lama, risiko diabetes dan berbagai komplikasi lainnya akan meningkat. Oleh karena itu, menerapkan cara membakar gula dalam tubuh sejak dini penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Berbagai Cara Membakar Gula dalam Tubuh
Berikut ini adalah beberapa langkah yang efektif untuk membantu tubuh membakar gula dan menjaga kadar gula darah tetap stabil:
1. Berolahraga secara rutin
Olahraga membantu tubuh membakar gula dengan cara membuat otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Saat bergerak aktif, gula darah akan masuk ke sel otot sehingga kadarnya di dalam darah menurun.
Selain itu, olahraga yang dilakukan secara rutin juga meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh lebih efisien dalam mengolah gula dan mencegah penumpukan gula darah dalam jangka panjang.
2. Mengonsumsi makanan tinggi serat
Makanan tinggi serat, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Serat membuat kenaikan gula darah terjadi lebih bertahap dan membantu tubuh membakar gula secara lebih stabil.
Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi serat sebagai cara membakar gula dalam tubuh juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan makan berlebihan yang dapat memicu lonjakan gula darah.
3. Membatasi makanan dan minuman manis
Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis merupakan langkah penting dalam cara membakar gula dalam tubuh. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan agar konsumsi gula tidak melebihi 50 gram per hari atau sekitar 4 sendok makan. Hal ini karena asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dan membebani kerja insulin.
Dengan mengurangi makanan manis, seperti minuman berpemanis, kue, dan camilan tinggi gula, tubuh lebih mudah menjaga keseimbangan gula darah dan menurunkan risiko resistensi insulin.
4. Mengonsumsi karbohidrat secukupnya
Mengonsumsi karbohidrat secukupnya membantu tubuh menggunakan gula sebagai sumber energi dengan lebih efektif. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, terutama dari gula dan tepung olahan, kadar gula darah bisa naik cepat dan membebani kerja insulin.
Oleh karena itu, penting untuk mengatur porsi karbohidrat sesuai kebutuhan tubuh dengan memilih sumber karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, gandum utuh, dan sayuran, serta mengimbanginya dengan protein dan serat agar gula darah tetap stabil.
5. Mencukupi kebutuhan cairan
Minum air putih yang cukup sebanyak 8 gelas per hari dapat membantu tubuh membuang kelebihan gula melalui urine. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, volume darah menjadi lebih seimbang sehingga kadar gula darah tidak mudah meningkat.
Cara membakar gula dalam darah ini juga mendukung fungsi ginjal dan metabolisme tubuh secara keseluruhan dalam mengatur gula darah.
6. Mencukupi waktu tidur
Tidur yang berkualitas berperan penting dalam mengatur hormon yang mengendalikan gula darah, termasuk insulin. Kurang tidur dapat membuat tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga gula darah lebih mudah naik. Dengan tidur 7–8 jam setiap malam secara teratur, proses metabolisme gula dapat berjalan lebih optimal.
7. Mengelola stres dengan baik
Stres yang berlangsung lama dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, yang dapat memicu kenaikan gula darah. Kondisi ini membuat tubuh lebih sulit membakar gula secara efektif.
Mengelola stres melalui relaksasi, meditasi, olahraga ringan, atau aktivitas yang menyenangkan membantu menjaga keseimbangan hormon dan mendukung kontrol gula darah.
8. Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Pada pasien diabetes atau prediabetes dengan kadar gula darah yang tinggi, perubahan pola makan dan gaya hidup saja terkadang tidak cukup sehingga diperlukan konsumsi obat-obatan untuk membantu menurunkannya.
Obat-obatan seperti metformin atau jenis lain yang diresepkan dokter bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin atau mengurangi produksi gula dari hati. Namun, jenis dan dosis obat harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien serta digunakan sesuai anjuran dan resep dokter agar aman dan efektif.
Dengan pemantauan gula darah secara rutin, baik melalui tes gula darah maupun penggunaan glukometer, cara membakar gula dalam tubuh di atas akan menjadi lebih efektif dan terarah. Menerapkan cara-cara di atas secara konsisten tidak hanya membantu mengontrol gula darah, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, ginjal, dan sistem saraf.
Namun, perlu diperhatikan bahwa meskipun sebagian besar cara membakar gula dalam tubuh di atas tergolong aman, tidak semua orang dapat melakukannya dengan cara yang sama.
Sumber gambar: Google
Dilihat: 3 kali
