Ibnu Sina juga mengenalkan penggunaan lintah sebagai perawatan untuk penyakit kulit dan stagnasi (penyumbatan) darah. Abd-el-Latif pada abad ke-12 M, yang menulis bahwa LINTAH dapat digunakan untuk membersihkan jaringan penyakit setelah operasi pembedahan. Air liurnya sangat bermanfaat. Karena banyak terkandung antikoagulan (anti pembekuan darah). Juga zat-zat lain seperti ; penisilin, anti radang dan anestesi/bius.
Lintah jenis Hirudo Medicinalis yang berasal dari Eropa telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengeluaran darah (plebotomi) secara medis. Air liurnya pun mengandung zat aktif yang sekurang-kurangnya berisi 65 unsur. Antara lain yaitu zat putih telur. Hirudin yang bermanfaat untuk mengencerkan darah dan mengandung penisilin. Mencairkan pembekuan darah di kepala/otak, saraf halus, saraf sensorik, saraf motorik, saraf telinga, dan retina mata.
Manfaat Hyrudo :
- Mencairkan pembekuan darah di kepala/otak, saraf halus, saraf sensorik, saraf motorik, saraf telinga, dan retina mata.
- Terapi lintah dapat menstabilkan kadar hormon serotonin/melancarkan peredaran darah dan oksigen pada jaringan saraf halus dikepala. Termasuk menormalkan penyempitan atau pelebaran pembuluh darah di otak.
Reaksi Sementara :
- Luka Gigitan Lintah Kering lebih dari 1 hari
- Gatal
- Bengkak
- Bekas Luka Gigitan
Manfaat Lintah Mengatasi Reproduksi :
- Mengobati impotensi
- Memperbesar alat kelamin pria
- Mengatasi ejakulsi dini
- Relaksasi otot-otot
- Mengatasi myoma, kista, tumor lat reproduksi
Repost dari tanggal 23 Desember 2013
