KELOR (Moringa oleifera Lamk)

KelorFamili : Moringaceae.

Nama daerah :

Madura : Marongghi

Jawa, Sunda : Kelor

Melayu : Kelor  Aceh : Murong

Sumba : kawona Minangkabau : Munggai

Ternate : Kelo

Asing :

Cina   : —

SIFAT KIMIAWI :

Tumbuhan ini kaya kandungan kimia yang sudah diketahui antara lain :

EFEK FARMAKOLOGIS :

BAGIAN  TANAMAN YANG DIGUNAKAN :

CARA BUDIDAYA :

UNTUK MENYEMBUHKAN :

Akar kelor, akar pepaya tambah kulit lawang atau cengkeh digiling, tarnbah air, peras, disaring, minum.

Daun ditumbuk dengan kapur, balurkan pada Kurap.

Akar kelor direbus, saring, minum airnya.

Akar kelor direbus, saring, minum airnya.

Akar kelor ditambah daun direbus. saring, minum airnya.

Akar kelor direbus, saring, minum airnya.

Daun kelor 3 ‑ 7 tangkai, 1 sendok makan madu dan 1 gelas air kelapa hijau. Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk sampai merata.Minum secara rutin sampai sembuh.

Akar kelor direbus, saring, minum airnya. Atau 2 ‑ 3 gagang daun kelor dan 1/2 sendok makan kapur sirih ditumbuk halus dan balurkan ke bagian yang sakit.

Akar kelor direbus, saring, minum airnya.

Akar kelor direbus, saring, minum airnya.

Tiga tangkai daun kelor ditumbuk halus, seduh dengan 1 cangkir air masak dan disaring, campurkan dengan madu dan aduk sampai merata. Minum sebelum tidur.

Daun kelor 3 gagang, bawang merah 1 siung dan adas pulasari, direbus dengan 3 gelas air mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Minum sehari 2 kali pagi dan sore.

Exit mobile version