
“Selanjutnya, kurma basah bisa mencegah terjadinya perdarahan bagi wanita saat melahirkan dan mempercepat proses pengembalian rahim seperti sedia kala ketika sebelum hamil, karena kurma mengandung hormon yang menyerupai oxytocine yang juga bisa membantu proses melahirkan,”bebernya. Ia kembali memperinci kurma matang mengandung zat besi dan kalsium yang cukup, yang bisa membantu proses pembentukan air susu ibu, dan pembentukan darah serta tulang sumsu pada bayi yang masih dalam kandungan. “Kurma juga bisa menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok,”jelasnya.
Untuk beberapa kurma yang dianjurkan dijelaskan Rahmat Bekam, biasanya kurma yang baik selaput luar atau kulit arinya tidak rusak. Tak ada pelumuran gula atau madu, dan tak lengket saat dipegang. “Pilihlah yang berwarna cokelat kemerahan atau merah kekuningan dan besar-besar. Kurma yang baik juga biasanya dijual masih dengan tangkainya dan dikemas baik,”jelasnya.(oleh Owner Rumah Sehat Herbaholistik, Nagrak, Sukabumi, Nursiami Rahmat Prihantoro, M. Hajjam atau Rahmat Bekam/*)
