SAMBILOTO (Andrographis paniculata)

Famili : Acanthaceae

Nama daerah :

      Sumatera   : Papaitan

      Jawa         : Takilo, bidara, sadilata, sambiloto

      Sunda       : Sambilata, sadilata, ki oray, ki peurat, ki ular

 

Asing :

Cina   : Chuan xin lien

Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah di ketahui antara lain :

Daun dan cabang : Lakltone, berupa deoxy-andrographolide, andrographolide (zat pahit), Neoandrographolide, 14-deoxy-11, 12 didehydroandrographolide, dan homoandrographolide.

Akar : Flavonoid, berupa polymethoxyflavone, andrographin, panicolin, mono-o-methylwithin dan apigenin-7,4-dimethyl ether, alkane, ketone, aldehyde, kalium, kalsium, natrium, asam kersik. Andrografolida 1 %, kalmegin (zat amorf), hablur kuning, pahit sampai sangat pahit.

 

EFEK FARMAKOLOGIS :

vTanaman ini memiliki sifat è

                               

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :

CARA BUDIDAYA :

UNTUK MENYEMBUHKAN :

Daun segar 10-15 lembar, rebus + madu, minum. (kapsul 3×1 kapsul/hari)

Daun kering 9-15 gr, direbus untuk 2 x minum. (kapsul 3×1 kapsul/hari).

Minum bubuk tanaman 3×1 gr sehari. (kapsul 3×1 kapsul/hari).

Minum bubuk daun kering 3-4 x 3 gr sehari. (kapsul 3×3 kapsul/hari).

Daun kering 9 gr, direbus, minum. (kapsul 3×3 kapsul/hari).

Daun kering digiling jadi bubuk, diaduk dengan madu, dan dibuat pil diameter 0,5 Cm. Minum 2-3 x 15-30 pil sehari, minum dengan air matang. (kapsul 3×3 kapsul/hari).

Daun 3 lembar disedu + madu, Minum 3 x sehari. (kapsul 3×3 kapsul/hari).

Daun 5-7 lembar disedu, Minum sehari beberapa kali. (kapsul 3×1 kapsul/hari).

Bubuk daun kering 3-4,5 gr, campur madu, minum. (kapsul 3×1 kapsul/hari).

Herba segar 9 gram, dikunyah dan ditelan

Herba segar 9-15 gr, direbus, diambil airnya untuk tetes telinga.

Setengah genggam daun direbus dengan 3 gelas air, sampai jadi 2¼ gelas. Saring minum sehabis makan. Sehari 3x ¾ gelas. (kapsul 3×2 kpsul/hari, minum banyak air).

3 tanaman dicuci,direbus dengan 4 gelas air, sampai jadi 2¼ gelas. Saring minum dengan madu. Sehari 3x ¾ gelas. (kapsul 3×3 kpsul/hari, minum banyak air).

Turapkan daun dan tembakau yang dilumatkan, dan minum rebusan daun.

Tumbuk daun + belerang, lumurkan. Rebus 5 lembar daun sendok dan 7 lembar daun sambiloto segar, saring, minum sehari sekali.

Bubuk daun diaduk dengan minyak kelapa dibalurkan, atau kompres dengan rebusan daun segar

Sambiloto direbus, airnya diminum.

minum perasan daun, dan tempelkan daun ke badan. (kapsul 3×1 kapsul/hari).

Segenggam daun sambiloto kering direbus dengan air, minum.

Obat suntik, infus atau tablet dari sari sambiloto. (kapsul 3×4 kapsul/hari).

Dikutip dari presentasi Drs. H. Arief Hariana

Exit mobile version