Tanda Kaki Bengkak karena Ginjal

Tanda kaki bengkak karena ginjal sering menjadi ciri-ciri adanya gangguan pada fungsi ginjal yang perlu diwaspadai. Kondisi ini terjadi ketika ginjal tidak mampu mengatur keseimbangan cairan dan garam dalam tubuh dengan baik, sehingga cairan menumpuk di jaringan dan menyebabkan pembengkakan, terutama pada kaki dan pergelangan kaki.

Setiap orang mungkin pernah mengalami kaki bengkak setelah berdiri terlalu lama atau melakukan aktivitas berat. Namun, jika pembengkakan berlangsung terus-menerus, terjadi pada kedua kaki, atau disertai keluhan lain, kondisi tersebut bisa menjadi tanda kaki bengkak karena ginjal.

Ginjal berfungsi menyaring limbah, menjaga keseimbangan cairan, serta mengatur kadar elektrolit dalam tubuh. Ketika fungsi ginjal menurun, kelebihan cairan tidak dapat dikeluarkan secara optimal sehingga memicu terjadinya edema atau pembengkakan.

Tanda Kaki Bengkak karena Ginjal dan Penyebabnya

Berikut ini adalah beberapa ciri kaki bengkak karena ginjal dan penyebabnya yang perlu Anda waspadai:

1. Pembengkakan terjadi pada kedua kaki

Kaki bengkak karena ginjal umumnya terjadi pada kedua kaki secara bersamaan, terutama di area pergelangan kaki dan tungkai bawah.

Kondisi ini terjadi karena ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dan garam secara optimal. Akibatnya, cairan menumpuk di berbagai jaringan tubuh, termasuk kedua kaki.

2. Kulit kaki tampak mengilap dan terasa kencang

Saat pembengkakan semakin besar, kulit kaki dapat terlihat lebih mengilap, terasa kencang, dan kadang sulit dilipat seperti biasanya. Tanda ini muncul karena cairan yang menumpuk di bawah kulit menyebabkan jaringan meregang dan permukaan kulit menjadi lebih tegang.

3. Muncul bekas tekanan yang lama hilang

Jika kaki yang bengkak ditekan dan meninggalkan cekungan yang tidak segera hilang, kondisi ini disebut pitting edema. Ini terjadi karena adanya penumpukan cairan di bawah kulit, yang bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk gangguan fungsi ginjal.

4. Kaki terasa berat dan tidak nyaman saat bergerak

Kaki bengkak karena ginjal bisa membuat kaki terasa lebih berat, sehingga berjalan atau berdiri dalam waktu lama jadi kurang nyaman. Kondisi ini terjadi karena cairan berlebih di dalam tubuh menumpuk di area kaki, sehingga meningkatkan tekanan pada jaringan dan membuat pergerakan terasa lebih terbatas.

5. Kaki bengkak disertai gatal-gatal

Kaki bengkak karena ginjal terkadang dapat disertai gatal-gatal akibat uremic pruritus, yaitu kondisi yang terjadi ketika zat sisa metabolisme menumpuk dalam darah karena fungsi ginjal menurun. Penumpukan zat tersebut dapat memicu rasa gatal pada kulit, termasuk di area kaki yang mengalami pembengkakan.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak karena Ginjal

Penanganan kaki bengkak karena ginjal perlu disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan gangguan ginjal yang dialami. Selain mengurangi pembengkakan, pengobatan juga bertujuan untuk memperbaiki fungsi ginjal dan mencegah terjadinya komplikasi. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:

1. Membatasi asupan garam

Salah satu cara mengatasi kaki bengkak karena ginjal adalah mengurangi konsumsi garam. Asupan garam yang berlebihan dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga pembengkakan pada kaki menjadi semakin parah.

Dokter biasanya akan menyarankan pola makan rendah garam agar penumpukan cairan dalam tubuh dapat berkurang.

2. Mengangkat posisi kaki saat beristirahat

Mengangkat kaki menggunakan bantal saat duduk atau tidur dapat membantu memperlancar aliran cairan kembali ke pembuluh darah. Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa tidak nyaman pada kaki.

3. Membatasi asupan protein dan gula

Membatasi asupan protein dan gula dapat membantu mencegah kaki bengkak karena ginjal semakin parah. Protein berlebih dapat meningkatkan beban kerja ginjal, sedangkan gula perlu dibatasi terutama pada penderita penyakit ginjal akibat diabetes (diabetic nephropathy).

Jumlah protein, gula, dan garam yang dianjurkan harus disesuaikan dengan kondisi serta tingkat keparahan gangguan ginjal berdasarkan saran dokter.

4. Mengenakan stoking kompresi

Mengenakan stoking kompresi dapat membantu mengurangi pembengkakan pada kaki dengan memperlancar aliran darah dan mencegah penumpukan cairan di tungkai. Namun, penggunaan stoking kompresi sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dokter agar aman dan sesuai dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya.

5. Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter

Dokter dapat meresepkan obat diuretik atau obat peluruh kencing untuk membantu mengeluarkan kelebihan cairan melalui urine. Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat lain untuk mengatasi penyakit ginjal yang menjadi penyebab utama kaki bengkak.

6. Menjalani dialisis bila diperlukan

Pada kasus gangguan ginjal yang sudah berat, dokter dapat menyarankan tindakan dialisis atau cuci darah. Prosedur ini berfungsi untuk membantu menggantikan sebagian kerja ginjal dalam menyaring darah.

Melalui dialisis, kelebihan cairan, zat sisa metabolisme, dan racun yang tidak lagi dapat dibuang secara optimal oleh ginjal akan dikeluarkan dari tubuh, sehingga membantu menjaga keseimbangan kondisi pasien.

Kaki bengkak karena ginjal tidak boleh dianggap sebagai masalah sepele, terutama jika terjadi berulang, berlangsung lama, atau semakin memburuk dari waktu ke waktu. Mengenali penyebab dan tanda-tanda kaki bengkak karena ginjal sejak dini dapat membantu penanganan dilakukan lebih cepat sehingga risiko kerusakan ginjal dan komplikasi lainnya dapat diminimalkan.

 

Sumber artikel: Alodokter.com

Sumber gambar: Google

Dilihat: 2 kali

Exit mobile version