Artikel Kesehatan

Cara Menghangatkan Badan yang Efektif

Cara menghangatkan badan yang efektif penting untuk diketahui, terutama saat cuaca dingin, musim hujan, atau sedang beraktivitas di ruangan ber-AC. Tubuh yang terlalu lama terpapar suhu rendah tidak hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk hipotermia.

Tubuh secara alami berupaya menjaga suhu normal agar tetap berfungsi dengan baik. Sayangnya, paparan udara dingin, mengenakan pakaian tipis, atau kurang asupan nutrisi bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan panas. Dengan memahami cara menghangatkan badan yang aman, Anda dapat menjaga kenyamanan sekaligus mencegah masalah kesehatan terkait suhu tubuh.

Cara Menghangatkan Badan yang Efektif

Ada beberapa cara praktis yang dapat Anda terapkan untuk membantu tubuh tetap hangat dalam berbagai situasi. Berikut ini adalah berbagai cara menghangatkan badan yang bisa langsung dicoba:

1. Kenakan pakaian berlapis

Memakai pakaian berlapis adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga suhu tubuh di lingkungan dingin. Mulailah dengan menggunakan pakaian dalam berbahan katun, lalu tambahkan lapisan tengah, seperti sweater atau baju berbahan wol, dan tutup dengan jaket atau mantel sebagai lapisan luar.

Setiap lapisan berfungsi menahan panas dan mencegah udara dingin masuk ke tubuh. Selain itu, lengkapi juga dengan syal, topi, atau kaus kaki tebal agar bagian kepala dan kaki tetap terlindungi dengan baik. Jika memungkinkan, pilih pakaian yang tahan angin dan tahan air untuk perlindungan ekstra.

2. Konsumsi makanan hangat dan bernutrisi

Mengonsumsi makanan hangat dan bergizi dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman sekaligus meningkatkan produksi panas dari dalam. Makanan berkuah panas, seperti sup, soto ayam, bakso, atau bubur kacang hijau, efektif membantu menghangatkan tubuh dengan cepat, terutama saat cuaca dingin atau setelah kehujanan.

Selain itu, pilihlah makanan yang kaya protein dan lemak sehat, misalnya telur rebus, ikan, daging tanpa lemak, atau kacang-kacangan. Jenis makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga tubuh menghasilkan lebih banyak energi dan panas selama proses pencernaan.

Pastikan juga Anda makan secara teratur agar cadangan energi tetap terjaga, terutama bila harus beraktivitas di lingkungan yang dingin.

3. Tetap bergerak aktif

Saat cuaca dingin, tubuh akan lebih cepat kehilangan panas bila Anda hanya duduk diam atau rebahan. Agar tetap hangat, usahakan untuk terus bergerak, meskipun hanya melakukan aktivitas ringan, seperti berjalan kaki di dalam rumah, membersihkan ruangan, melakukan peregangan, atau senam ringan.

Gerakan tubuh dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga panas tubuh lebih merata ke seluruh bagian. Jika memungkinkan, lakukan olahraga ringan 10–15 menit secara rutin untuk membantu tubuh tetap hangat tanpa harus keluar rumah.

4. Minum minuman hangat

Minum minuman hangat, seperti teh, susu jahe, wedang jahe, atau air putih hangat, dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman dan cepat kembali hangat, terutama setelah beraktivitas di udara dingin. Kehangatan dari minuman ini bekerja dari dalam tubuh, sehingga sensasi hangatnya terasa lebih merata.

Selain membantu menghangatkan tubuh, minuman hangat juga berperan menjaga kecukupan cairan agar tubuh terhindar dari dehidrasi. Sebaiknya batasi minuman berkafein dan hindari alkohol, karena keduanya dapat memicu peningkatan pengeluaran cairan serta mempercepat hilangnya panas tubuh.

5. Mandi air hangat

Cara menghangatkan badan juga bisa dengan mandi air hangat. Air yang hangat membantu pembuluh darah melebar, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar dan suhu tubuh naik secara alami.

Mandi air hangat juga memberikan efek relaksasi, mengurangi stres, dan membantu tidur lebih nyenyak. Namun, batasi waktu mandi agar kulit tidak kering. Setelah mandi, segera kenakan pakaian bersih dan kering agar panas yang sudah terkumpul tidak cepat hilang.

6. Pastikan tubuh tetap kering

Tubuh yang basah atau lembap akan lebih cepat kehilangan panas. Oleh karena itu, keringkan badan segera setelah kehujanan, berkeringat, atau mandi. Ganti pakaian yang basah dengan pakaian kering sesegera mungkin, terutama pada cuaca dingin. Kondisi tubuh yang kering membantu panas tubuh bertahan lebih lama.

7. Manfaatkan sumber panas di sekitar

Cara menghangatkan badan juga bisa dilakukan dengan mendekat ke sumber panas, seperti sinar matahari pagi, selimut, botol berisi air hangat, atau penghangat ruangan. Cara ini membantu meningkatkan suhu tubuh secara bertahap, terutama pada orang yang mudah kedinginan.

8. Atur suhu ruangan agar tetap nyaman

Jika berada di dalam rumah, usahakan suhu ruangan tidak terlalu dingin. Tutup jendela atau celah yang memungkinkan udara dingin masuk, terutama saat malam hari. Penggunaan selimut tebal saat tidur juga membantu menjaga panas tubuh agar tidak banyak hilang.

9. Cukupi waktu istirahat dan tidur

Kurang tidur dapat membuat daya tahan tubuh menurun dan tubuh lebih mudah merasa kedinginan. Istirahat yang cukup membantu metabolisme tubuh tetap optimal dalam menghasilkan panas, sehingga tubuh lebih mampu beradaptasi dengan suhu dingin.

10. Hindari paparan dingin terlalu lama

Jika harus beraktivitas di luar ruangan saat cuaca dingin, usahakan membatasi durasinya. Beri jeda untuk masuk ke tempat yang lebih hangat agar suhu tubuh bisa kembali stabil. Paparan dingin yang terlalu lama dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama pada anak-anak dan lansia.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menghangatkan Badan

Meski sebagian besar cara menghangatkan badan aman dilakukan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar tetap nyaman dan terhindar dari risiko, yaiyu::

  • Hindari menggunakan penghangat tubuh eksternal, seperti bantal listrik atau botol air panas, terlalu lama, karena dapat menyebabkan iritasi atau bahkan luka bakar pada kulit.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol untuk menghangatkan tubuh. Alkohol justru membuat tubuh kehilangan panas lebih cepat dan meningkatkan risiko hipotermia.
  • Waspadai gejala kedinginan berlebih, seperti suhu tubuh di bawah 35°C, menggigil hebat, bingung, lemas, kulit pucat, atau bicara menjadi cadel. Ini bisa menjadi tanda awal hipotermia yang berbahaya dan membutuhkan penanganan medis segera.

Menjaga tubuh tetap hangat bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga penting untuk kesehatan. Terapkan langkah-langkah di atas terutama saat musim hujan, cuaca dingin, atau saat bepergian ke daerah dengan suhu rendah.

 

Sumber artikel: Alodokter.com

Sumber gambar: Google

Dilihat: 4 kali

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button