
Sperma Nol ? Bagaimana Terapinya …
Azoospermia adalah tidak adanya spermatozoa pada cairan ejakulasi (semen).Hal ini merupakan tingkat ketidak suburan yang dianggap termasuk paling sulit di atasi pada pria. Pada manusia, azoospermia diidap sekitar 1 dari setiap 100 laki-laki. Azoospermia ditemukan dalam 10% dari kasus infertilitas pria.
Azoospermia terjadi karena adanya obstruksi saluran reproduksi/vas deferens (azoospermia obstruksi) atau adanya kegagalan testis memproduksi spermatozoa (azoospermia non-obstruksi).Penelitian lain mengklasifikasikan azoospermia dalam pre-testikular, testikular, dan post- testikular. Dua puluh persen (20%) azoospermia disebabkan oleh obstruksi saluran reproduksi. Salah satu penyebab lain yang unik adalah ejakulasi retrograd, dimana saat ejakulasi sperma tidak keluar melalui penis, tapi masuk kedalam buli-buli sehingga berada di dalam urin.
Diagnosis ditegakkan berdasarkan analisis sperma menurut WHO guidelines .Untuk menangani azoospermia, harus melalui langkah-langkah yang sistematis guna menentukan terlebih dahulu apakah azoospermia karena gangguan spermatogenesis atau obstruksi saluran reproduksi.
Setelah analisa sperma dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan :
1. Anamnesis riwayat kesehatan dan keluarga
2. Pemeriksaan darah,
3. Pemeriksaan hormone (LH, FSH, Testosteron)
4. Pemeriksaan fisik (testis)
5. Pemeriksaan USG untuk membantu penegakan diagnosis
6. Pemeriksaan genetic
7. Tindakan TESE (ekstraksi sperma) atau biopsi testis untuk memastikan produksi sperma
Pengobatan
Azoospermia pra-testid dan pasca-testis seringkali dapat di koreksi atau ditemukan solusi. Sedangkan azoospermia testis biasanya permanen. Dalam situasi di mana testis yang normal tetapi tidak distimulasi gonadotropin, maka terapi masih dapat diharapkan untuk mendorong produksi sperma.
TERAPI RUQYAH SYARIYYAH
RUTIN BEKAM
HERBAL NABI,…
insyaAllah
Sumber : RSHH, Repost 8 Desember 2014



