
Terapi Bekam untuk Treath Prostat
Owner Rumah Sehat Herbaholistik Nagrak, Sukabumi, Nursiami Rahmat Prihantoro, M.Hajjam atau Rahmat Bekam mengatakan, kelenjar prostat salah satu organ reproduksi pada pria. Cairan yang dikeluarkan pada kelenjar prostat membantu memberi nutrisi pada sperma dan membantu kesuburan.
“Perkembangan kelenjar prostat, dimulai dengan seukuran kacang polong pada bayi baru lahir dan berkembang sangat lambat sampai saat masa pubertas, kemudian bertambah dua kali lipat,”paparnya. Menjelang usia 40 tahun, kelenjar prostat biasanya akan membesar kembali. Menurut Rahmat Bekam, faktor yang mempengaruhi perkembangan dan fungsi dari kelenjar prostat terdiri dari banyak hormon, tetapi yang terutama adalah hormon seksual pria, yaitu testosteron.
Baginya, prostat memegang peranan sangat penting dalam memproduksi cairan mani. “Ada beberapa permasalahan yang sering terjadi pada prostat,”jelasnya.
Menurut beberapa referensi, imbuhnya, sekitar 90 persen laki-laki yang berusia 40 tahun ke atas mengalami gangguan berupa pembesaran kelenjar prostat. Inilah yang biasa disebut hiperplasia prostat jinak atau Benign Prostate Hyperplasia (BPH).
Rahmat Bekam menambahkan prostat normal pada pria mengalami peningkatan ukuran yang lambat dari lahir sampai pubertas pada waktu itu, ada peningkatan yang cepat dalam ukuran, yang kontinu sampai usia akhir 30-an. Prostat, terdiri dari jaringan otot dan kelenjar. Fungsi utamanya adalah menghasilkan cairan semen (semen itu berisi sperma dan cairan lain). Pada waktu ejakulasi terjadi kontraksi otot sehingga keluarlah cairan prostat ke dalam uretra (saluran kemih).
Ada tiga masalah yang paling umum mengenai prostat.
• BPH
Ketika seorang pria mendekati usia 45 tahun, prostatnya mungkin mulai membesar. Dalam kasus tertentu, ukurannya bisa mencapai seperti buah jeruk dan menekan aliran kemih yang melalui uretra. Kondisi ini disebut benign prostatic hyperplasia (BPH) dan ini merupakan masalah prostat yang paling umum.
Mengapa prostat membesar? Sebagian dokter berpendapat, imbuhnya, kecenderungan kelenjar ini untuk membengkak boleh jadi berhubungan dengan hormon pria testosteron. Orang yang dikebiri (orang kasim) tidak pernah menderita BPH. Namun bagi sebagian besar pria lain, kondisi ini sesuatu yang lazim. Kondisi ini menimpa hingga 15 persen pria 40 tahunan dan 60 persen pria 50 tahunan.
• Prostatitis
Prostatitis adalah peradangan pada prostat akibat infeksi yang sering menyertai hipertrofi prostat jinak. Infeksi prostat juga mengakibatkan pembengkakan jaringan prostat sehingga menghambat aliran air seni. “Lalu, apa yang terjadi bila usia Anda baru 35 tahun tetapi Anda telah mendapatkan masalah atau terlalu sering buang air kecil? Dalam hal ini Anda mungkin mengalami infeksi pada prostat yang disebut bacterial prostatitis,”tanyanya.
Ia menjelaskan bacterial prostatitis menyerang pria semua umur. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh menyebarnya infeksi dalam kandung kemih atau uretra. Walaupun dokter tidak tahu dengan pasti bagaimana infeksi ini masuk ke saluran kemih, ada yang menduga bahwa pembendungan pada uretra atau seks anal tanpa alat pengaman dapat meningkatkan risikonya. Selain masalah dalam perkemihan, gejala lainnya bisa meliputi nyeri perut atau punggung bagian bawah, rasa tidak nyaman pada testis dan demam. Dalam beberapa kasus, infeksi bisa menjadi kronis, dan seseorang dapat mengalami serangan prostatitis berulang-ulang sepanjang hidupnya.
Rahmat Bekam menyarankan adapun terapinya, “Pertama, rutinlah bekam titik ginjal dan dua titik dibawah pusar setiap dua pekan sekali.Kedua, setiap pagi minum jus tomat ditambah madu jam sembilan.Dan yang ketiga, rutin minum air kelapa muda,”paparnya.(Disusun Owner Rumah Sehat Herbaholistik Nagrak, Sukabumi, Nursiami Rahmat Prihantoro, M. Hajjam atau Rahmat Bekam/*)
Sumber : RSHH, Repost dari 26 Februari 2014



