Tips Sehat

Terapi “Masuk Angin” Di Musim Hujan

π˜‹π˜³ 𝘏𝘊. Nursiami Rahmat Prihantoro, π˜‰.𝘚𝘀.π˜”π˜¦π˜₯, π˜”.π˜’π˜¦π˜΄

β€œMeski bukan nama suatu penyakit yang diakui secara medis, masuk angin adalah salah satu keluhan kesehatan yang umum dialami. ditambah musim hujan ini kondisi cuaca tentu kurang kondusif, bahkan bagi beberapa orang kehujanan sedikit saja menjadikan tubuh rentan dengan masuk angin.
 
Gejala Masuk Angin
Bila melihat dari gejalanya, masuk angin mirip seperti common cold atau batuk pilek, yang disebabkan oleh infeksi virus. Gejalanya dapat berupa:
β€’ Hidung berair atau tersumbat.
β€’ Batuk.
β€’ Sakit tenggorokan.
β€’ Bersin-bersin.
β€’ Mata gatal atau berair.
β€’ Demam.
Gejala masuk angin biasanya terjadi ketika daya tahan tubuh menurun, sehingga infeksi virus ataupun bakteri lebih mudah menyerang. Misalnya saat sedang pergantian musim. Wabil khusus musim Hujan !
Selain gejalanya yang mirip common cold, masuk angin juga bisa ditandai dengan gangguan pencernaan seperti mual dan perut kembung. Gejala-gejala tersebut umumnya bisa mereda dalam beberapa hari dengan menjalani perawatan rumahan.
 
Penyebabnya :
Masuk angin tak harus melulu dari faktor cuaca atau kehujanan, bisa juga dari beberapa hal, misalnya :
  • Stress
  • Ketika mengunyah makanan terlalu cepat,
  • Disela makan minum air,
  • Terlambat makan (jam terbaik adalah jam 07 – 12 – 18),
  • Konsumsi Sayur & buah mengandung gas (kol, kembang kol, lobak, nangka, durian, tape, dll),
  • Minuman ringan berkarbonasi
  • Pola makan tidak teratur & tidak sehat. Semua hal diatas bisa menyebabkan ketidak seimbangan oksigen dalam darah, sehingga kondisi asam lambung naik hingga timbulah gejala masuk tersebut.
 
Indikasinya:
  • Perut kembung dan begah. Gejala ini disebabkan oleh banyaknya gas di dalam lambung dan usus. Terlambat makan, stress dan kelelahan sering kali menjadi penyebab gejala ini.
  • Mulas, mual dan Nafsu Makan Berkurang. Gejala ini merupakan kelanjutan dari perut kembung akibat gas di perut. Gas menekan lambung dan usus sehingga perut terasa mual dan tidak nafsu makan. Selain itu, adanya gas berlebih juga membuat pergolakan di saluran cerna sehingga penderita juga sering mengalami diare.
  • Meriang dan Kedinginan. Gejala ini juga sering dibarengi dengan demam dan pilek, serta rasa pegal di seluruh tubuh karena asam laktat yang menumpuk di otot – otot tubuh dan tidak lancarnya peredaran darah.
  • Lebih Sering Mengantuk dan Merasa Lelah. Hal ini disebabkan oleh peredaran darah yang tidak lancar di seluruh tubuh termasuk otak sehingga otak kurang mendapatkan suplai oksigen dan merasa ngantuk.
 
TERAPINYA :
Tidak ada metode pengobatan khusus untuk menyembuhkan masuk angin. Karena merupakan sekumpulan gejala, yang dapat kamu lakukan adalah meredakan gejala yang dialami. Berikut ini tipsnya:
– Konsumsi Makanan Bergizi
Masuk angin sering terjadi saat daya tahan tubuh mengalami penurunan. Jadi, untuk bisa pulih, kamu bisa beri tubuh β€œamunisi” dari makanan bergizi seimbang.
Cobalah perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin, untuk mengembalikan ketahanan tubuh. Bila kamu juga mengalami masalah pencernaan, pastikan untuk makan secara teratur, ya.
– Minum MADU
Menjaga hidrasi tubuh tetap optimal sangat penting dalam mengatasi masuk angin. Cobalah untuk memperbanyak minum air putih dicampur madu, atau mengonsumsi sumber cairan lain, seperti sup hangat dan jus buah. Hindari dulu minuman berkafein untuk mencegah dehidrasi. Dan tetap usahakan campurkan madu
– Rutin bekam :
usahakan yang berstandar LKHI, mempunyai terdaftar diDinkes dan tentu saja berkompeten, perlengkapan / peralatan terapinya higienis, steril
Semoga bermanfaat!
 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button