
Jelang Ramadhan, Saatnya Berhenti Merokok !
Tidak lama lagi kita akan memasuki bulan ramadhan. Bulan dimana setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa. Telah banyak dikupas dan disampaikan di tulisan-tulisan dan ceramah berbagai keutamaan dari bulan ramadhan ini. Pada kesempatan ini, kabar gembira ini kami sampaikan kepada anda yang masih merokok.
Rukun puasa ada dua, niat dan imsak. Niat di dalam hati bahwa anda akan melaksanakan puasa ramadhan pada hari itu. Kemudian imsak, artinya menahan. Seorang yang berpuasa harus menahan diri dari segala yang dapat membatalkan puasa, diantaranya makan, minum, jima’, muntah disengaja dan lainnya. Para perokok bertanya, apakah rokok membatalkan puasa? Jawabannya iya, alasannya rokok dikatakan dalam bahasa arab “syurbul dukhoon” syurbun artinya minum. Dan asap rokok masuk hingga ke perut.
Tantangan terberat bagi seorang perokok untuk berhenti dari merokok adalah motivasi dan kesempatan. Perokok sering mengeluhkan beratnya untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Saat dinasehati untuk meninggalkan rokok, kata pertama yang mereka sebutkan adalah susahnya meninggalkan rokok. Padahal mereka sama sekali belum mencoba untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Kalau ditanya apakah ia tahu rokok itu buruk bagi kesehatan? Sangat paham mereka katakan.
Sebagian perokok ada yang telah tertanam motivasi yang kuat dalam dirinya untuk meninggalkan rokok, namun saat telah berjalan beberapa hari tanpa rokok, ia harus kembali mencicipi nikmatnya hisapan rokok. Alasannya teman nongkrong pada merokok, tidak enak kalau tidak ikut merokok. Atau beralasan tergoda lagi saat harus mencium kepulan asap rokok yang masuk ke hidungnya. Akhirnya gagallah usaha berhenti merokok.
Tidak perlu rasanya kita menjelaskan betapa buruknya efek merokok bagi kesehatan. Bahkan para perokok pun mampu menjelaskan kepada semua orang kalau merokok itu tidak baik. Yang kita perlu adalah pembuktian jika memang rokok itu tidak baik maka jauhilah.
Momen ramadhan adalah momen yang tepat. Perhatikanlah saudaraku, saat dibulan ramadhan berbagai peluang dan kesempatan tersedia untuk berhenti menghisap rokok.
Ramadhan melatih niat dan motivasi anda
Saat puasa anda mampu meninggalkan segala sesuatu yang boleh anda lakukan diluar bulan ramadhan. Makan dan minum boleh, namun karena berpuasa anda tinggalkan makan dan minum. Diantara perokok apakah ada yang mampu menahan makan dan minum lalu ia tidak tahan untuk merokok? Tentu tidak. Para perokok juga mampu menahan untuk tidak merokok. Mengapa anda bisa? Karena anda sedang beribadah pada Allah dan anda lakukan karena Allah. Jika niat dan motivasi berhenti merokok anda selama ini sering kandas, cobalah ganti niat dan motivasi itu karena Allah. Bukankah Allah mencintai kebaikan, dan meninggalkan rokok adalah suatu kebaikan. Dan pertolongan itu hanya dari Allah.
Ramadhan menawarkan kesempatan untuk anda
Bulan ramadhan datang selama sebulan penuh. Selama sebulan ini pula anda dapat memanfaatkan kesempatan ini. Ketika anda berbuka puasa, kemudian anda makan dan minum, anda hanya butuh waktu beberapa jam saja untuk menahan tidak merokok sebelum anda harus tidur malam harinya. Tidak lebih dari 4 jam sebelum akhirnya anda harus tidur. Pada malam hari anda juga harus mengerjakan tarawih. Jangan anda habiskan waktu duduk nongkrong berlama-lama dengan teman. Manfaatkan waktu dengan mengaji al-quran ataupun amal sholih lainnya. Esok hari anda bangun, sahur kemudian berpuasa. Begitu seterusnya selama sebulan penuh. Ketika anda mampu melakukannya di bulan ramadhan tugas anda setelahnya adalah meneruskan perjuangan tersebut.
Semua perubahan membutuhkan langkah pertama. Orang sukses pun juga mengetahui bahwa langkah pertama adalah langkah yang paling berat. Namun langkah berikutnya adalah langkah yang mudah. Yang dibutuhkan adalah menjadikan biasa, karena jika sudah biasa maka akan menjadi kebiasaan. Semoga Allah menolong kita semua. Semoga manfaat.
Repost dari tanggal 12 Juni 2015
Dilihat : 427 kali



