Artikel Kesehatan

Tak Banyak yang Tahu, Ini Manfaat Teh Mawar untuk Kesehatan

Bunga mawar yang dikenal sebagai simbol kasih sayang ternyata bisa diolah menjadi teh yang nikmat diseruput, lho. Lebih dari itu, teh mawar juga punya segudang manfaat yang baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Cara membuat teh mawar juga tidak sulit, kok.

Bunga mawar sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional sejak ribuan tahun silam. Untuk mendapatkan manfaatnya, bunga mawar bisa dicampurkan ke dalam masakan atau diolah menjadi teh. Bagian bunga yang dapat diseduh menjadi teh adalah kelopak dan kuncup bunganya.

Beragam Manfaat Teh Mawar

Tak perlu heran mengapa bunga berwarna cantik ini bermanfaat bagi kesehatan. Dalam kelopak mawar terkandung beragam nutrisi penting, termasuk vitamin A, vitamin C, vitamin E, kalsium, dan zat besi. Kelopaknya juga tinggi fitonutrien, yakni senyawa tanaman yang bersifat antioksidan.

Kalau kamu ingin mengonsumsi minuman bebas kafein, teh mawar bisa pilihan yang tepat. Tetapi, hanya teh yang dibuat dari 100% kelopak mawar saja yang tidak mengandung kafein, bukan teh yang diberi campuran ekstrak mawar, ya.

Berikut ini adalah manfaat teh mawar yang bisa kamu dapatkan:

1. Menjaga hidrasi tubuh

Tubuh yang terhidrasi akan membuatmu lebih berenergi dan fokus menjalani aktivitas sehari-hari. Nah, untuk membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh, kamu bisa minum teh mawar. Satu cangkir teh mawar setiap hari tergolong aman kok untuk membantu menjaga hidrasi tubuh.

2. Meringankan nyeri haid

Kalau kamu punya keluhan nyeri haid, coba deh rutin konsumsi teh mawar. Menurut penelitian, wanita yang minum teh mawar sebelum dan selama haid mengalami pengurangan keluhan kram perut dan perut kembung. Bahkan, teh mawar juga dapat mencegah mood swing saat haid.

3. Menjaga kesehatan saluran cerna

Nutrisi yang terkandung di dalam teh mawar dipercaya dapat meningkatkan produksi cairan empedu yang dilepaskan oleh hati. Hal ini akan membuat proses mencerna makanan menjadi lebih mudah, nutrisi terserap dengan baik, dan terhindar dari berbagai masalah pencernaan.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Rutin menyeruput teh mawar dapat meningkatkan daya tahan tubuhmu, sehingga kamu tidak gampang sakit. Ini berkat banyaknya vitamin C pada kelopak mawar yang akan mendorong produksi antibodi untuk melawan mikroorganisme jahat yang menyerang tubuh.

5. Mengurangi stres dan cemas

Apa kamu sedang merasa stres dan cemas? Yuk, atasi dengan minum teh mawar. Aroma mawar yang harum dapat menenangkan hati serta pikiran, sehingga stres dan cemas bisa mereda.

Selain manfaat-manfaat di atas, rutin minum teh mawar juga diketahui dapat mengurangi reaksi alergi dan mencegah radang sendi. Meski demikian, manfaat-manfaat teh mawar sebagai pengobatan alternatif ini masih perlu diteliti lebih lanjut guna memastikan efektivitas serta efek sampingnya.

Cara Membuat Teh Mawar

Teh mawar bisa dibuat dari kelopak bunga yang segar atau sudah dikeringkan. Apabila menggunakan kelopak mawar segar, siapkan 2 cangkir kelopak mawar dan rebus dengan 3 gelas (700 ml) air selama 5 menit. Setelah itu, saring airnya dan teh mawar siap dinikmati.

Jika teh dibuat dari mawar kering, cukup rendam satu sendok makan kelopak dan kuncup mawar ke dalam cangkir berisi air panas selama 10–20 menit. Kemudian, saring airnya dan teh mawar bisa kamu minum.

Kalau terlalu pahit, kamu boleh menambahkan sedikit madu, kok. Pastikan juga kelopak bunga mawar yang digunakan untuk teh bebas dari pestisida.

Namun, perlu diingat, manfaat teh mawar bisa didapatkan kalau kamu mengonsumsinya dengan bijak. Soalnya, kandungan vitamin C dalam teh mawar jika dikonsumsi secara berlebihan justru bisa menyebabkan diare, mual, hingga sakit kepala.

Di samping itu, kalau kamu sedang konsumsi obat pengencer darah atau antidepresan, sebaiknya lebih berhati-hati lagi sebelum minum teh herbal yang satu ini. Soalnya, hal tersebut memungkinkan munculnya interaksi obat yang bisa berdampak buruk bagi kesehatanmu.

Apabila kamu ingin minum teh mawar sebagai upaya untuk pengobatan, terlebih bila kamu sedang hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dulu guna memastikan keamanannya.

 

Sumber : Alodokter.com

Dilihat : 358 kali

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button