Farmasi Islam

Peran BEKAM Dalam Mengontrol NEUROPATI PERIFER

Neuropati Perifer atau “Peripheral Neuropathy” adalah tentang kerusakan saraf-saraf yang berada di luar otak dan Medula Spinalis. Terdapat banyak penyebab kerusakan saraf periferal (peripheral neuropathy), antaranya diabetes, efek samping obat-obatan, kemoterapi, faktor genetik, infeksi kuman, penyakit auto imun, keabnormalan protein, paparan bahan-bahan toksin, obat-obatan tertentu dan sebagainya.
 
Secara umum gejala-gejalanya sebagai berikut :
  • Kebas/baal
  • Kesemutan pada kaki & tangan
  • Sangat sensitif apabila disentuh
  • Kelemahan anggota badan tertentu dan sebagainya.
 
Bagaimana bekam bisa mengontrol gejala ini? Mekanisme ini akan tergantung penyebab-penyebab terjadinya gejala-gejala atau kerusakan saraf perifer tersebut.
  • Jika disebabkan oleh diabetes, bekam bisa menyingkir gula berlebihan yang mampu merusakan saraf-saraf, bahkan pembuluh-pembuluh darah sekaligus. Seperti yang diketahui bersama, glukosa bersifat hidrofilik (larut dlm air/darah) dan kelebihannya dianggap CPS oleh tubuh dan akan terfiltrasi ketika bekam dikenakan ke kulit si penderita gula darah yg tinggi (di atas nilai normal : GDS > 200 mg/dl darah) dan akhirnya dikeluarkan melalui celah perlukaan bekam.
  • Penyingkiran sejumlah “darah kotor” melalui bekam yang terdiri dari materi-materi autoimun, materi-materi kimia obat-obatan kemoterapi, mediator-mediator radang, endotoksin, materi-materi toksin lain dan sebagainya mampu mencegah terjadi kerusakan berkelanjutan pada saraf-saraf periferal pada tubuh yang dibekam.
  • Efek-efek bekam yang dapat meningkat sistem kekebalan tubuh (melalui peningkatan populasi limfosit T & macrophage dalam darah) dalam melawan penyakit dapat mengatasi infeksi kuman (bakteri, virus dan jamur) yang bisa menyebabkan radang dan kerusakan pada saraf-saraf perifer yang pada orang yang dibekam.
  • Peristiwa neurogenesis ketika dibekam yaitu pembentukan sel-sel saraf baru menggantikan saraf-saraf yang rusak dan meningkatkan suplai darah ke bagian saraf yang terlibat melalui pembentukan pembuluh-pembuluh darah baru (angiogenesis) atau pelebaran pembuluh-pembuluh darah akibat pelepasan NO (nitric oxide) akan menjamin kembalinya fungsi normal saraf-saraf tepi.
 
Semua mekanisme bekam ini dapat berperan dalam perbaikan, pemulihan, pertumbuhan atau kesehatan saraf-saraf perifer yang bermasalah akibat penyakit-penyakit tertentu dengan cara langsung atau tidak langsung (mengontrol penyebab2nya).
 
Translated from Mr.Medic Sabri’s article.
 
Ref:
  1. Epidemiology of peripheral neuropathy. CN Martyn, RA Hughes Journal of neurology, neurosurgery, and psychiatry 62 (4), 310, 1997
  2. Diabetic neuropathy Peter James Dyck, J Karnes, PC O’Brien, PK Thomas, AK Asbury, AI Winegrad, D Porte
  3. Chemotherapy-induced peripheral neuropathy Stefan Quasthoff, Hans Peter Hartung Journal of neurology 249 (1), 9-17, 2002

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button