Rahasia Alam

5 Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan

Manfaat daun binahong bagi kesehatan sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. Berkat kandungannya, daun ini sudah digunakan secara turun-temurun sebagai obat tradisional di China, Korea, dan Taiwan.

Manfaat daun binahong tak perlu diragukan lagi. Tanaman yang memiliki nama latin Anredera cordifolia ini merupakan salah satu tanaman berkhasiat tinggi yang dipercaya mampu mengobati berbagai penyakit kronis. Bahkan, hampir seluruh bagian tumbuhan binahong bisa dimanfaatkan dalam terapi herbal.

Berbagai Manfaat Daun Binahong

Daun binahong, atau dikenal juga dengan daun madeira vine, memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antinyeri yang berguna untuk kesehatan tubuh. Khasiat ini didukung oleh berbagai kandungan senyawa alami di dalam daun binahong, seperti flavonoid, saponin, dan tanin.

Berkat berbagai kandungan dan khasiat tersebut, manfaat daun binahong bagi kesehatan sangatlah banyak. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Mempercepat penyembuhan luka bakar

Manfaat daun binahong dalam mempercepat penyembuhan luka, termasuk luka bakar, diduga berasal dari kandungan flavonoid, saponin dan taninnya.

Saponin dapat berperan sebagai antiseptik, sehingga dapat mencegah infeksi bakteri yang dapat memperlambat penyembuhan luka. Selain itu, senyawa ini juga dapat mempercepat pembentukan kolagen.

Flavonoid dalam daun binahong juga terbukti efektif mengurangi peradangan pada luka. Sementara itu, tanin dapat membantu mengecilkan pori-pori pada kulit yang luka, serta menghentikan produksi nanah dan perdarahan ringan, sehingga luka menjadi lebih cepat tertutup.

2. Mencegah diabetes

Manfaat daun binahong selanjutnya adalah sebagai obat diabetes. Penelitian menunjukkan manfaat daun binahong dalam menurunkan kadar gula darah serta mencegah kerusakan sel beta di pankreas yang terjadi akibat diabetes.

Semua itu berkat senyawa aktif flavonoid di dalam daun binahong. Senyawa ini bekerja dengan menghambat pemecahan dan penyerapan gula di usus serta meningkatkan produksi dan fungsi hormon insulin.

3. Menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

 

Kolestrol tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Penderita kolestrol tinggi memiliki endapan lemak dalam pembuluh darahnya. Endapan lemak ini bisa menghambat peredaran darah, serta pecah secara tiba-tiba dan membentuk gumpalan yang menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Daun binahong telah digunakan sebagai obat herbal dalam pengobatan penyakit jantung dan stroke. Menurut penelitian, flavonoid dalam binahong bermanfaat dalam menurunkan kolestrol. Caranya adalah dengan menyingkirkan timbunan kolestrol pada dinding pembuluh darah.

4. Meningkatkan fungsi ginjal

Tingginya level serum kreatinin dan urea dalam tubuh bisa menandakan melemahnya fungsi ginjal. Ekstrak daun binahong diduga berkhasiat dalam meningkatkan fungsi ginjal dengan cara menurunkan level serum kreatinin

Sayangnya, penelitian mengenai manfaat daun binahong ini baru dilakukan terhadap hewan percobaan. Penelitian lebih lanjut kepada manusia masih perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan daun binahong dalam meningkatkan fungsi ginjal.

5. Mengobati asam urat

Manfaat daun binahong sebagai obat asam urat telah didukung oleh banyak penelitian. Khasiat ini diduga berasal dari kandungan flavonoid yang dapat menghambat pembentukan asam urat, sehingga dapat mencegah dan mengurangi risiko serangan asam urat.

Kini, Anda sudah mengetahui apa saja manfaat daun binahong bagi kesehatan tubuh. Meski diyakini dapat mencegah atau mengobati berbagai penyakit, sebagian besar manfaat daun binahong tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Meski secara umum dianggap alami, bukan berarti obat herbal seperti daun binahong sepenuhnya aman. Reaksi efek samping atau alergi mungkin saja terjadi setelah mengonsumsi tanaman ini.

Oleh karena itu, jika Anda ingin memanfaatkan daun binahong untuk kesehatan, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini penting, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang rutin mengonsumsi obat medis.

 

Sumber : Alodokter.com

Dilihat : 250 kali

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button